PUSAT DATA DAN INFORMASI

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

 

Layanan Jaringan
Pusdatin

Koneksi jaringan komputer baik publik maupun privat (private network) yang berbasis protokol TCP/IP.

 

Pertemuan Pemutahiran Data Kesehatan 2015

Dipublikasikan Pada : TUE, 14 APR 2015, Dibaca : 3.839 Kali
Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan menyelenggarakan Pertemuan Pemutakhiran Data Kesehatan 2015 di Pusat Teknologi Terapan Kesehatan dan Epidemiologi Klinik Bogor Jawa Barat, tanggal 5 - 8 April 2015. Acara ini dibuka oleh Kepala Pusat Data dan Informasi, drg. Oscar Primadi, MPH serta diikuti oleh 32 peserta dari provinsi (Provinsi Kalimantan Utara, dan Papua Barat tidak dapat hadir), 8 peserta dari unit utama Kementerian Kesehatan RI, serta 19 peserta dan panitia dari Pusat Data dan Informasi.

Pertemuan Pemutakhiran Data Kesehatan rutin diadakan setiap tahun dengan  mengundang peserta dari provinsi dan perwakilan PI dari unit utama di lingkungan Kementerian Kesehatan. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun data dari berbagai sumber (kabupaten/kota, provinsi, pengelola program di tingkat pusat), dan untuk mengidentifikasi permasalahan mengenai pengelolaan data/informasi serta mencari upaya mengatasi masalah yang ada baik tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun tingkat pusat.

Narasumber dari Pusdatin membawakan beberapa materi antara lain, Kebijakan SIK Terintegrasi Melalui Penyederhanaan Laporan, Review Data Profil Kesehatan dan SPM, Review Data Prioritas dan Data Dasar Puskesmas, Pembenahan Pencatatan dan Pelaporan, SPM Provinsi dan Kabupaten Kota Bidang Kesehatan, serta Kebijakan Puskesmas: Standarisasi, Registrasi, dan Akreditasi. Materi mangenai Perencanaan dan Evaluasi SPM Bidang Kesehatan dibawakan oleh Narasumber dari Kementerian Dalam Negeri.

Narasumber dari Biro Hukum dan Organisasi memaparkan mengenai SPM Provinsi dan Kabupaten Kota Bidang Kesehatan. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, NTB, dan Sulawesi Tenggara juga menyampaikan materi Pengolahan dan Penyajian Data Kesehatan (data profil, data prioritas, data dasar puskesmas, dan SPM). Selain paparan materi dari beberapa narasumber yang disebutkan pada pertemuan ini juga diadakan desk pemutakhiran data yaitu (pembahasan) data kesehatan antara penanggung jawab data/informasi dari program pusat dan penanggung jawab data/informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi dan diskusi komprehensif antara Kepala Bagian Tata Usaha, dan para Kepala Bidang dengan para peserta.

Sebagai hasil dari pertemuan pemutakhiran data tersebut di antaranya adalah, terkumpulnya data-data dari provinsi ( Data profil kesehatan sebanyak 20 dari 32 provinsi,  data SPM bidang kesehatan sebanyak 21 dari 32 provinsi, data dasar puskesmas sebanyak 21 dari 32 provinsi, formulir desk sebanyak 32 dari 32 provinsi). Terkumpulnya dari unit/program di Kementerian Kesehatan, antara lain data penduduk bayi, balita, wilayah administrasi, PHBS, UKBM, TB, Kusta, Malaria, DBD, K4, PN, KN, Kunjungan Bayi dan Balita, Gizi, Imunisasi Campak, RS, dan SDM Kesehatan.

Pada Pertemuan Pemutakhiran Data Kesehatan ini juga dihasilkan bahwa pembahasan mengenai besaran pemberian dana Dekonsentrasi dan DAK sangat tergantung pada aliran data ke Pusdatin (Profil, Data Prioritas, Data Dasar Puskesmas, SPM), pembahasan aplikasi komunikasi data hanya dapat diinput melalui fasilitas VPN, penentuan titik ordinat dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi one touch location yang penggunaan aplikasinya telah dilatih pada pemutakhiran ini, pembahasan perencanaan dan monitoring dalam pengelolaan data, pembahasan analisis dan penyajian dalam pengelolaan data, pembahasan sistem informasi dan bank data dalam pengelolaan data.

Berita ini disiarkan oleh pengelola web Pusat Data dan Informasi, Pusat Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal, Kementerian Kesehatan RI.