PUSAT DATA DAN INFORMASI

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

 

Layanan Jaringan
Pusdatin

Koneksi jaringan komputer baik publik maupun privat (private network) yang berbasis protokol TCP/IP.

 
Kumpulan data infografis yang dibuat oleh Pusat Data dan Informasi, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Hari Lanjut Usia Nasional 2020, Negara Hadir untuk Lansia

Dipublikasikan Pada : WED, 23 SEP 2020, Dibaca : 110 Kali
Jakarta, 22 September 2020

Kementerian Kesehatan gelar Web Seminar Nasional Kesehatan Lanjut Usia dalam rangka Puncak Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2020 dengan topik ``Meningkatkan Kualitas Hidup Lanjut Usia Melalui Perawatan Jangka Panjang Dan Pemberdayaan Potensi Lansia`` pada hari Selasa, tanggal 22 September 2020.

Acara Webinar ini dibuka secara resmi oleh Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, melalui tayangan video, sekaligus juga peluncuran RAN Kesehatan Lanjut Usia Tahun 2020-2024. Dalam kata sambutannya Menteri Kesehatan, Terawan menuturkan bahwa tema Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2020 adalah Negara Hadir untuk Lanjut Usia``, dengan subtema bidang kesehatan: Keluarga Sayang Lansia, Keluarga Bahagia``. Ini dimaksudkan agar keluarga sebagai unit terkecil di dalam masyarakat hendaknya senantiasa memberikan kasih sayang, mendampingi dan mendukung lansia untuk berperilaku hidup sehat, memiliki Jaminan Kesehatan, mandiri, aktif, produktif serta senantiasa bahagia.

Lebih Lanjut, disampaikan Menteri Kesehatan bahwa saat ini jumlah Lansia di Indonesia sekitar 27,1 juta orang (hampir 10% dari total penduduk), dan pada tahun 2025 diproyeksikan meningkat menjadi 33,7 juta (11,8%). Peningkatan jumlah lansia dengan berbagai masalah kesehatannya menjadi tantangan bagi kita untuk mempersiapkan lansia yang sehat dan mandiri, agar meminimalisir beban bagi masyarakat dan negara. Oleh karena itu, kesehatan lansia ini sudah masuk ke dalam indikator RPJMN dan Renstra Kementerian Kesehatan tahun 2020-2024.

``Mari kita berikan dukungan dan kesempatan kepada para senior kita untuk tetap berkarya dan mendarmabaktikan potensinya bagi diri, keluarga dan masyarakat,`` kata Terawan dalam video sambutannya.

Menteri Kesehatan juga menekankan bahwa pada masa pandemi Covid-19 ini, Lansia merupakan kelompok yang paling rentan, berisiko terpapar COVID-19 dan terjadi kematian, Untuk itu kita harus mengedukasi masyarakat, keluarga dan lansia agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan untuk melindungi lansia dari tertular Covid-19.

Selain memberi sambutan, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto juga melakukan peluncuran Rencana Aksi Nasional (RAN) Kesehatan Lanjut Usia tahun 2020-2024, sebagai acuan bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya. ``Saya menghimbau seluruh pihak terkait agar dapat melaksanakan seluruh rencana aksi tersebut secara sinergis, terintegrasi dan koordinasi yang baik,`` demikian kata Terawan sesaat sebelum membuka secara resmi Web Seminar Nasional Kesehatan Lanjut Usia dalam rangka Puncak Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) tahun 2020.

Setelah acara pembukaan secara resmi oleh Menteri Kesehatan sekaligus peluncuran RAN Kesehatan Lanjut Usia Tahun 2020-2024, acara dilanjutkan dengan sesi paparan oleh para Narasumber ahli dari Bappenas, BPJS, Rektor Urindo dan dr Andi Nafsiah Mboi, S.PA., MPH. Pada Webinar ini juga melibatkan provinsi terpilih melalui tayangan video kegiatan sebagai pembelajaran bagi daerah lain, yaitu Sulawesi Utara sebagai Perwakilan Model pelaksanaan kegiatan ``Pemberdayaan Lansia`` dan D.I. Yogyakarta sebagai Perwakilan Model pelaksanaan kegiatan ``Perawatan Jangka Panjang``.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak[at]kemkes[dot]go[dot]id. (D2)

Informasi Terkait Lainnya